Rabu, 18 Maret 2020

PROGRAM APLIKASI DALAM MENDUGA NILAI HERITABILITAS DAN KOLERASI GENETIK


PENDAHULUAN

    Heritabilitas adalah hubungan antara ragam genotype dengan ragam fenotipenya. Hubungan ini menggambarkan seberapa jauh performans yang tampak merupakan refleksi dari genetik. Nilai heritabilitas dapat dinyatakan dalam persen (0-100%) atau dalam bentuk desimal (0,0-1,0). Nilai 1,0 menunjukkan bahwa semua variasi disebabkan oleh perbedaan genetik, dan nilai 0,0 m   enunjukkan bahwa variasi yang ada dalam populasi disebabkan faktor lingkungan.

Pada tanaman dan ternak, ada banyak metode untuk menduga nilai heritabilitas dan komponen ragam, yaitu dengan penghitungan ragam turunan; dengan regresi parents-offspring; dengan perhitungan komponen dari analisis ragam; dan dengan rancangan persilangan. Metode yang digunakan untuk menduga nilai tersebut tergantung dari populasi yang dimliki dan tujuan yang ingin dicapai.

Jika heritabilitasnya tinggi maka kemajuan seleksi yang akan diperoleh semakin baik. Pada heritabilitas dan simpangan baku fenotipe tertentu, kemajuan seleksi dapat ditingkatkan dengan meningkatkan intensitas seleksi (melalui penurunan persentase seleksi). Akan tetapi persentase seleksi juga harus memperhatikan jumlah tanaman/ternak yang diseleksi. Persentase seleksi yang rendah akan berpotensi menyebabkan efek inbreeding.

Untuk memudahkan pendugaan nilai heritabilitas maka diperlukan program aplikasi komputer agar mendapatkan nilai heritabilitas yang akurat dan efisien terhadap waktu.




PEMBAHASAN

1.             Metode Pendugaan Nilai Heritabilitas

            Nilai heritabilitas dapat dihitung dengan membandingkan atau mengukur hubungan atau kesamaan antara produksi individu-individu yang mempunyai hubungan kekerabatan. Nilai heritabilitas dapat diukur dengan menggunakan beberapa metode estimasi, diantaranya melalui persamaan fenotipe ternak yang mempunyai hubungan keluarga, yaitu antara saudara kandung (fullshib), saudara tiri (halfsib, antara induk dengan anak (parent and off spring).

            Selain itu dapat juga menentukan nilai heritabilitas nyata (realized heritability) berdasarkan kemajuan seleksi. Estimasi nilai heritabilitas juga bisa didapat dengan menghitung nilai repitabilitas, yakni penampilan sifat yang sama pada waktu yang berbeda dari individu yang sama sepanjang hidupnya. 

2.             Program Aplikasi Komputer yang dapat digunakan dalam menghitung nilai heritabilitas, repitabilitas dan kolerasi genetik

a.             Microsoft Excel

Aplikasi Microsoft excel dapat digunakan untuk beberapa parameter genetic seperti ragam/variasi, heritabilitas dan kolerasi. Mocrosoft excel juga membantu dalam menyususn rapi parameter sehingga mempermudah pengolahan data untuk mendapatkan analisis ragam dengan aplikasi SAS ataupun SPSS.

Program aplikasi Microsoft excel juga digunakan dalam membantu menjumlahkan data yang di input dalam menghitung nilai heritabilitas.

b.             SPSS

SPSS merupakan aplikasi computer yang dapat digunakan untuk analisis kolerasi genetik dalam program pemuliabiakan. Selain itu penggunaan program SPSS juga bisa untuk analisa sidik ragam.

Prosedur kerja :

·         Install proram SPSS dilaptop anda

·         Klik variable view pada spss data editor

·         Input data

·         Dari menu utama spss , pilih menu analyze-correlate-bevariete

·         Masukkan semua variable pada kolom variabels

·         Pilih pearson pada kolom correlation coefficients, pada test of significance, pilih two tailed

·         Klik flag significant correlations

·         Klik ok untuk mengakhiri perintah.

c.              SAS

Aplikasi SAS adalah program aplikasi computer yang dapat membantu untuk mendapatkan data sidik ragam dalam pendugaan nilai heritabilitas.

Prosedur kerja :

·         Install program SAS ke computer anda

·         Input data ke dalam computer

·         Buat tabel sidik ragam masing-masing data tersebut

·         Tentukan koefesien keragaman genotipe, fenotipe, heritabilitas dan kemajuan seleksi.

d.             MINITAB

Minitab merupakan program aplikasi statistic yang memiliki fungsi hampir sama dengan SPSS dan SAS. Dalam pendugaan nilai heritabilitas dapat digunakan untuk mengetahui nilai kolerasi genetic.




SIMPULAN

   Heritabilitas merupakan pengaruh genotype terhadap fenotip. Heritabilitas sangat penting dalam ilmu pemuliaan. Nilai heritabilitas berkisar antara 0-100% dan 0-1. Untuk menduga nilai heritabilitas maka diperlukan suatu program aplikasi computer agar hasil yang didapatkan akurat dan efisien dalam pelaksanaannya. Program aplikasi computer yang dapat digunakan adalah Microsoft excel, minitab, SPSS, SAS dan lain sebagainya.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar