PENDAHULUAN
Heritabilitas adalah hubungan antara ragam
genotype dengan ragam fenotipenya. Hubungan ini menggambarkan seberapa jauh
performans yang tampak merupakan refleksi dari genetik. Nilai heritabilitas
dapat dinyatakan dalam persen (0-100%) atau dalam bentuk desimal (0,0-1,0).
Nilai 1,0 menunjukkan bahwa semua variasi disebabkan oleh perbedaan genetik,
dan nilai 0,0 m enunjukkan bahwa
variasi yang ada dalam populasi disebabkan faktor lingkungan.
Pada tanaman dan ternak,
ada banyak metode untuk menduga nilai heritabilitas dan komponen ragam, yaitu dengan
penghitungan ragam turunan; dengan regresi parents-offspring; dengan
perhitungan komponen dari analisis ragam; dan dengan rancangan persilangan.
Metode yang digunakan untuk menduga nilai tersebut tergantung dari populasi
yang dimliki dan tujuan yang ingin dicapai.
Jika heritabilitasnya tinggi maka kemajuan
seleksi yang akan diperoleh semakin baik. Pada heritabilitas dan simpangan baku
fenotipe tertentu, kemajuan seleksi dapat ditingkatkan dengan meningkatkan
intensitas seleksi (melalui penurunan persentase seleksi). Akan tetapi
persentase seleksi juga harus memperhatikan jumlah tanaman/ternak yang
diseleksi. Persentase seleksi yang rendah akan berpotensi menyebabkan efek
inbreeding.
Untuk memudahkan pendugaan nilai
heritabilitas maka diperlukan program aplikasi komputer agar mendapatkan nilai
heritabilitas yang akurat dan efisien terhadap waktu.
PEMBAHASAN
1.
Metode Pendugaan
Nilai Heritabilitas
Nilai heritabilitas dapat dihitung dengan membandingkan
atau mengukur hubungan atau kesamaan antara produksi individu-individu yang
mempunyai hubungan kekerabatan. Nilai heritabilitas dapat diukur dengan
menggunakan beberapa metode estimasi, diantaranya melalui persamaan fenotipe
ternak yang mempunyai hubungan keluarga, yaitu antara saudara kandung
(fullshib), saudara tiri (halfsib, antara induk dengan anak (parent and off
spring).
Selain itu dapat juga menentukan nilai heritabilitas
nyata (realized heritability) berdasarkan kemajuan seleksi. Estimasi nilai
heritabilitas juga bisa didapat dengan menghitung nilai repitabilitas, yakni
penampilan sifat yang sama pada waktu yang berbeda dari individu yang sama
sepanjang hidupnya.
2.
Program Aplikasi
Komputer yang dapat digunakan dalam menghitung nilai heritabilitas,
repitabilitas dan kolerasi genetik
a.
Microsoft Excel
Aplikasi Microsoft
excel dapat digunakan untuk beberapa parameter genetic seperti ragam/variasi,
heritabilitas dan kolerasi. Mocrosoft excel juga membantu dalam menyususn rapi
parameter sehingga mempermudah pengolahan data untuk mendapatkan analisis ragam
dengan aplikasi SAS ataupun SPSS.
Program aplikasi
Microsoft excel juga digunakan dalam membantu menjumlahkan data yang di input
dalam menghitung nilai heritabilitas.
b.
SPSS
SPSS merupakan
aplikasi computer yang dapat digunakan untuk analisis kolerasi genetik dalam
program pemuliabiakan. Selain itu penggunaan program SPSS juga bisa untuk
analisa sidik ragam.
Prosedur kerja :
·
Install proram SPSS dilaptop anda
·
Klik variable view pada spss data editor
·
Input data
·
Dari menu utama spss , pilih menu
analyze-correlate-bevariete
·
Masukkan semua variable pada kolom variabels
·
Pilih pearson pada kolom correlation
coefficients, pada test of significance, pilih two tailed
·
Klik flag significant correlations
·
Klik ok untuk mengakhiri perintah.
c.
SAS
Aplikasi SAS adalah program aplikasi computer yang dapat membantu untuk
mendapatkan data sidik ragam dalam pendugaan nilai heritabilitas.
Prosedur kerja :
·
Install program SAS ke computer anda
·
Input data ke dalam computer
·
Buat tabel sidik ragam masing-masing data
tersebut
·
Tentukan koefesien keragaman genotipe,
fenotipe, heritabilitas dan kemajuan seleksi.
d.
MINITAB
Minitab merupakan
program aplikasi statistic yang memiliki fungsi hampir sama dengan SPSS dan SAS.
Dalam pendugaan nilai heritabilitas dapat digunakan untuk mengetahui nilai
kolerasi genetic.
SIMPULAN
Heritabilitas merupakan pengaruh genotype
terhadap fenotip. Heritabilitas sangat penting dalam ilmu pemuliaan. Nilai
heritabilitas berkisar antara 0-100% dan 0-1. Untuk menduga nilai heritabilitas
maka diperlukan suatu program aplikasi computer agar hasil yang didapatkan
akurat dan efisien dalam pelaksanaannya. Program aplikasi computer yang dapat
digunakan adalah Microsoft excel, minitab, SPSS, SAS dan lain sebagainya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar